UTS XM 2007

SEKOLAH TINGI AKUNTANSI NEGARA

NASKAH UJIAN TENGAH SEMESTER
TAHUN AKADEMI 2007/2008

Mata Kuliah : Ekspor Impor
PRODIP : Perpajakan
DOSEN : Tim Dosen

Kerjakan 5 Soal Saja !

1. Dalam keadaan autharky, produksi lampu lokal hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sebanyak 50 juta unit pada tingkat harga Rp. 10 ribu per unit. Dengan adanya perdagangan bebas, harga lampu impor Rp. 2 ribu per unit mendesak produksi lampu lokal turun menjadi 10 juta unit dan konsumsi lampu naik menjadi 100 juta unit.
a. Apa pengaruh free trade terhadap produksi, konsumsi, dan impor lampu ?
b. Berapa konsumen mendapat surplus ?
c. Bagaimana pemerintah memperoleh penerimaan dari bea impor lampu ?
d. Semua jawaban dengan menggunakan gambar !
2. Jelaskan teorema H-O (Hecksher & Ohlin) dalam prakteknya di Indonesia yang memiliki banyak sumber daya dan Singapura yang hanya memiliki kapital ? Apa kelemahan teorema H-O dalam menjelaskan keunggulan absolut dan komparatif ?
3. Sebut jenis-jenis hambatan tarip dan non tarip ! Berikan contohnya ! Yang mana berfungsi ganda ? Jelaskan.
4. Setujukah Saudara dengan berdirinya Kesepakatan Masyarakat ASEAN ?
Apa bentuk kerjasama dalam Free Trade Area diantara negara-negara ASEAN ?
Sebutkan prinsip kerjasama peraganga menurut WTO !
5. Jelaskan manfaat investvent area di negara ASEAN bagi Indonesia menurut Robbock & Simmond !

JAWAB.
1. Soal hitungan
Price

Quantity

a. Akibat Free Trade, produksi lampu turun dari 50 jadi 10
konsumsi naik dari 50 menjadi 100
terdapat impor sebanyak 100 – 10 = 90
b. dengan menetapkan tarip impor atas lampu sebesar 10% atau Rp. 0,2 membuat hargalampu naik dari Rp. 2 menjadi Rp. 2,2 dan permintan lampu relatif tetap.
c. Pemerintah memperoleh penerimaan sebesar Rp. 0,2 X 90 juta menjadi Rp 18 juta
d. Surplus konsumen sebesar trapesium yaitu +►.

3. Tarip impor berfungsi untuk menghambat barang impor, berfungsi melindungi (proteksi) dan berfungsi sebagai penerimaan negara !
Misalnya, tarip impor terhadap lampu neon hemat energy. Untuk melindungi lampu pijar lokal. Walau harga neon impor mahal, terdapat konsumen menengah atas yang menggunakan neon hemat energy. Jadi pemerintah memperoleh penerimaan dari bea impor.

Quota, membatas jumlah / banyana barang impor, misalnya lampu neon sebanyak 1 juta unit saja.
Voluntary import restrain (VIR), yaitu membatasi impor misalnya impor beras hanya 10 juta ton saja selama paceklik.
Voluntary ekspor restrain (VER), yaitu membatasi ekspor misalnya ekspor CPO sebanyak 16 juta kg setelah dikurangi 4 juta kg untuk konsumsi lokal.
Pajak Ekspor atas CPO sebesar 6 sd 10%.
Subsidi ekspor dengan istilah lainnya duty drawback (pengembalian) atau melalui duty exemption (pembebasan).

4. Tidak Setuju, Karena ASEAN merupakan duplikasi dari Area lain di Amerika dan untuk kepeningan perusahaan MNC>
Setuju, bila ada jaminnan ASEAN benarbenar dapat mempercepat pertumbuhan, menciptkan negara yang bersih dari junta militer, tidak membajak budaya lain, tidak merebut pulau, dan tidak membuat kesengsaraan rakyat.

Bentk kerjasama PTA (Preferential Tarif Agreement) dan
AFTA, Asean Fre Trade Area.
Prinsip-prinsip Most Favour Nation,
Reciprocity,
Treatment,
Trade diverion,
Trade Creation.
5. Menurut Robbock & Simmond terdapat 7 mobilitas, yaitu
Transfer of goods & services,
Transfer of money
Transfer of methode
Transfer of labour
Transfer of machine
Transfer of technology
Transfer of information
Bila investasi Area berada di Singapura, manfaat bagi Indonesia dengan melaukan mobilitas tenaga kerja, ekspor bahan baku, dan perniagaan melalui web site.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: